Halaman

Senin, 29 Oktober 2018

Tips Mencetak Kambing Unggul

Merujuk pengalaman beternak di kandang kami, faktor genetik dari pejantan kambing etawa dominan terhadap cempe yang dihasilkan dengan prosentase 70% – 80% . Artinya, faktor pejantan sangat berperan dalam proses reproduksi kambing etawa ini.
Namun demikian dalam beberapa kasus, terdapat pengecualian hasil yang diakibatkan sifat genetika betina resist terhadap sperma genetik si pejantan.
Secara ilmiah ilmu breeding/genetika ini sangat komplek untuk dipelajari dan pada postingan ini saya hanya akan berbagi dari pengalaman beternak selama beberapa tahun berjalan.
Jam terbang, jumlah pejantan dan jumlah indukan yang dimiliki, serta memahami luri/asal-usul/trah keturunan dari induk/pejantan yang kita breedingkan cukup membantu dalam proses mencetak kambing etawa unggul. Pada tahap ini, biasanya si peternak akan paham bahwa luri induk yang satu akan cocok dikawinkan dengan luri pejantan dua atau sebaliknya dan begitu seterusnya.
Dalam komunitas penghobi kambing etawa, definisi kambing etawa unggul adalah kambing etawa yang memiliki ciri-ciri fisik memenuhi parameter-parameter seni yang dinilai pada saat kontes kambing etawa. Berikut adalah beberapa parameter tersebut :
  1. Postur : tinggi, panjang, besar, padat seimbang, tampak depan / belakang sama besar (ideal).
  2. Bentuk kepala : besar, pendek, cembung, setengah lingkaran dengan variasi mulut nyetem.
  3. Telinga : panjang, melipat,  lebar,  lurus, tidak berbongkol, lentur, tidak bergelombang/keriting dengan kelipatan luar dan dalam simetris
  4. Pola warna : keserasian dari 2 atau 3 warna dalam tubuh kambing yang mempunyai daya nilai seni.
  5. Rewos/Jibrak : bulu belakang yang  bersih, panjang, lebat,  bergelombang menjuntai ke bawah.
  6. Bulu/Rambut : bulu yang bersih, mengkilat, lebat/tebal merata di seluruh badan
  7. Leher/Gelambir : panjang, besar, padat, berisi, dengan Gelambir lebar membentuk variasi yang baik (serasi).
  8. Tanduk : besar, kokoh, pipih, tidak menancap, dan dengan variasi melingkar ke samping mengarah ke depan.
  9. Ekor : ekor yang berbongkol tebal, panjang, berdiri tegak dengan variasi bulu yang lebat
  10. Kaki : bentuk kaki yang kokoh, besar, serasi, tidak X atau O sebagai penyangga yang kuat
  11. Testis /Ambing : testis besar, sedang, dengan variasi bentuk W (tidak sanglir) / ambing besar, lentur dengan variasi punting yang sama.
Bagi peternak pemula, untuk menghasilkan kambing etawa unggul adalah sebuah tantangan, mengingat harga pasaran kambing etawa unggulan relatif mahal, mulai dari cempe, dere, doro, jemoko, induk betina dan pejantan. Tapi hal tersebut bukan menjadi penghalang bagi para penghobi untuk memiliki kambing etawa unggul, banyak cara yang masih bisa dilakukan untuk memperoleh keturunan etawa berkualitas. Berikut adalah beberapa tips untuk mencetak kambing etawa unggul.

IKLAN : Jamu Ternak / Jamu Hewan 22 Herbafarma (Untuk Sapi, Kerbau, Kuda, Kambing dan Domba)
  1. Tidak memiliki pejantan unggul?. Cari pejantan unggul di area sekitar lokasi kita beternak dan atau kita bisa mengirimkan ke daerah laen, hubungi si pemilik, apabila berkenan kemudian kawinkan induk betina milik dengan pejantan tersebut. Tarip mengawinkan biasanya berkisar antara Rp. 250.000 s/d Rp. 1.000.000 tergantung popularitas si pejantan, khusus untuk pejantan unggul lainnya dengan predikat juara nasional dll, konon ongkos mengawinkan bisa lebih dari itu. Hal ini pernah saya lakukan beberapa kali, dengan mengirimkan induk ke Jateng dan Jatim untuk dikawinkan dengan pejantan unggulan di daerah tersebut.
  2. Menutupi kekurangan Pejantan/Induk. Perhatikan dengan seksama apa kekurangan dari pejantan atau indukan milik kita, yang berdampak pada produksi cempe yang dihasilkan. Bandingkan kriterianya dengan parameter-parameter seni kambing kontes. Sebagai contoh: apabila si pejantan memiliki kekurangan pada salah satu atau beberapa parameter, pastikan indukan yang akan kita kawinkan memiliki kelebihan yang bisa menutupi kekurangan si pejantan. Misalnya si pejantan memiliki pola warna kurang dan telinga kurang, maka carikan induk dengan pola warna baik, warna bulu hitamnya tandes serta memiliki telinga mapan, lentur, lebar dan panjang.
  3. Postur, selain di dominasi oleh faktor genetik, faktor ini juga sangat tergantung pada nutrisi yang diberikan pada ternak kita baik pada saat perawatan,  induk betina bunting dan menyusui. Pastikan ternak kita diberikan pakan yang bergizi tinggi baik hijauan ataupun pakan tambahan serta berikan vitamin dan mineral yang dibutuhkan.
  4. X-Breed, Jika kita memiliki anakan dari beberapa pejantan unggul silangkan hasil dari anakan tersebut untuk memperoleh proforma kambing etawa unggulan yang diinginkan. Semakin banyak variasi indukan dan pejantan unggulan sebagai bibit dasar, semakin baik pula variasi anakan yang dihasilkan. Butuh waktu dan kesabaran pada proses ini, mudah-mudahan hasil yang menggembirakan bisa diperoleh di F2 dan F3 dari hasil kawin silangnya.
Demikian sharing kami dalam sesi tips mencetak kambing etawa unggul atau kambing etawa super, semoga bermanfaat. Salam, Exotics Farm.

ikon contoh ternak kambing

ikon contoh ternak kambing

Permaisuri: Minat dan kesungguhan seorang pemuda menceburkan diri dalam bidang penternakan kambing susu sejak tujuh tahun lalu kini membuahkan hasil hingga mendapat pengiktirafan kerajaan.
Pemilik Kaprima Hulu Seladang Muhammad Hariz Nordin, 31, yang diiktiraf Anugerah Penternak Jaya Kebangsaan 2016 dan Anugerah Ikon Terengganu selepas mengusahakan ladang seluas 20 hektar dengan menternak 525 kambing susu.
Dia turut mengusahakan sebuah lagi ladang kambing yang diberi nama Kaprima Mengabang Bakong dengan keluasan 20 hektar dan sebanyak 110 kambing diternak di situ.
“Pada mulanya saya menerima tawaran mengusahakan ladang ini daripada Jabatan Perkhidmatan Veterinar (JPV) dan selepas memikirkan peluang itu saya mengusahakannya dengan modal RM800,000.
“Di ladang Kaprima Hulu Seladang, saya menempatkan kambing baka Saanen kacukan manakala di ladang Kaprima Mengabang Bakong pula baka Saanen asli.
“Jika diikutkan ternakan itu mampu menghasilkan 150 liter susu sehari, tetapi kekangan mesin berteknologi tinggi menyebabkan susu hanya dihasilkan kira-kira 30 hingga 50 liter sehari,” katanya.

MUHAMMAD Harriz menunjukkan cara memerah susu kambing.
Muhammad Hariz yang juga lulusan ijazah bidang Kejuruteraan Elektronik dari Universiti Of Sunderland, United Kingdom berkata, dia berusaha mengatasi masalah itu dan akan membina sebuah pusat pengumpulan susu dilengkapi mesin terkini menjelang awal tahun depan dengan kos RM1 juta termasuk modal pusingan.
Katanya, dia mempunyai rakan kongsi dari Arab Saudi dan sebagai langkah permulaan susu yang dihasilkan dipasarkan ke seluruh negara sebelum diperluaskan ke Timur Tengah.
Buat masa ini, susu yang dihasilkan hanya dijual untuk pasaran dalam negeri termasuk Kuala Lumpur, namun selepas siap sepenuhnya pemasangan mesin memproses susu di ladang Kaprima Hulu Seladang membolehkan dia meneroka pasaran lebih luas.
“Saya bekerjasama dengan 20 penternak tempatan yang akan membekalkan sekurang-kurangnya 20 liter susu sehari untuk diproses bagi memenuhi permintaan susu pada masa depan,” katanya.
Menurutnya, dia turut mempelbagaikan perusahaannya dengan menghasilkan produk hiliran seperti sabun susu kambing kerana potensi serta pasaran produk berkenaan amat luas untuk diceburi golongan muda di negara ini.

MUHAMMAD Harriz memerhatikan pekerja membancuh makanan untuk diberikan kepada kambing.
Menurutnya, walaupun potensi perniagaan ini besar, namun cabaran mengusahakan ladang ternakan itu tidak kurang hebatnya termasuk berdepan masalah kambing dicuri.
“Bagi saya setiap cabaran perlu dilalui dengan tabah dan bangkit meneruskan usaha yang dijalankan bagi mengelak ia terhenti separuh jalan.
“Walaupun bukan mudah untuk berjaya, saya tekad dengan impian menjadi penternak berjaya terutama selepas melihat kejayaan hari ini,” katanya.

Usaha seorang anak muda menternak kambing tenusu

Berbaloi ternak kambing tenusu


Usaha seorang anak muda menternak kambing tenusu berbaloi apabila susu kambing dipasarkan mendapat sambutan bukan saja penduduk sekitar malah mendapat pemintaan tinggi daripada pelanggan luar kawasan.
Mohd Amin Abd Rahman, 29, menternak sembilan ekor kambing termasuk dua baka jantan dari Australia mula memberanikan diri menceburi bidang itu sejak tahun lalu.
Semuanya kerana dia melihat kebanyakan penternak di kampungnya tidak menternak kambing susu sebaliknya lebih kepada ternakan daging.
“Sebelum terbabit dalam penternakan, saya bertugas sebagai penyelia sebuah syarikat swasta di Shah Alam, Selangor namun berhenti pada awal 2016 bagi menjaga ibu, Hamidah Samsudin, 61, yang tinggal berseorangan.
“Saya mengambil masa dua minggu memikirkan apa kerja perlu saya lakukan dan mendapat idea menternak kambing tenusu apabila mendapati tidak ada penduduk menternak kambing jenis itu,” katanya yang ditemui di FELDA Lui Timur, Jempol, Negeri Sembilan, baru-baru ini.
Berbekal modal duit gaji yang disimpan sejak dahulu, dia membuat rujukan menggunakan pelbagai sumber termasuk Internet bagi mengetahui cara betul menternak kambing jenis ini.
Katanya, dengan pertolongan beberapa kenalan, dia membeli enam ekor kambing daripada tiga baka iaitu Saanen, British Alpine dan Toggenberg yang terbukti menghasilkan susu banyak serta berkualiti.
“Menternak kambing tenusu memerlukan perhatian lebih dan sistematik berikutan haiwan ini tidak selesa jika hidup dalam kandang kotor.
“Kandang perlu dibersihkan setiap hari, begitu juga kambing tidak boleh kotor. Sebab itulah, saya membina kandang lebih tinggi bagi membolehkan najis dibersihkan,” katanya yang membelanjakan RM25,000 sebagai modal permulaan.
Mohd Amin berkata, beberapa kenalan di Kelantan dan Terengganu terbabit dalam ternakan kambing tenusu menjadi tempat dia bertanya bagi memastikan tidak tersalah langkah sehingga boleh menyebabkan masalah lain timbul.
“Kambing tenusu perlu diberi makanan mencukupi termasuk dedak dan makanan sampingan rumput selain vitamin.
“Kebersihan kandang dan kambing turut diberi keutamaan menggunakan pencuci nyah kuman,” katanya yang memperuntukkan RM300 sebulan bagi tujuan itu.
Katanya, ketika ini tiga ekor kambing sudah menghasilkan susu dengan secara purata setiap seekor mampu menghasilkan satu hingga dua kilogram susu sehari manakala seekor kambing menunggu masa untuk beranak.
“Proses memerah susu dibuat dua kali sehari iaitu pada pagi dan petang. Kegagalan memerah susu akan menyebabkan kambing menjadi tidak bermaya dan sakit.
“Susu diperah dijual dijual mentah terutama kepada pelanggan dari kampung kerana mampu bertahan tiga jam sebelum basi.
“Kebiasaan untuk pelanggan yang jauh, saya perlu memasak terlebih dahulu susu berkenaan sebelum dimasuk ke dalam botol dan disimpan dalam peti sejuk,” katanya.
Menurutnya, harga sebotol bagi 250 mililiter adalah RM6 manakala harga bagi sekilogram adalah RM20.

Minggu, 28 Oktober 2018

Memandikan Kambing Etawa

Memandikan Kambing Etawa


Beternak Kambing Etawa tidak cukup hanya dengan memberinya makan setiap hari namun kita butuh merawat, seperti memberikan vitamin serta mengantisipasi kambing dari berbagai penyakit yang akan menyerang kambing etawa.
Seperti hewan peliharaan yang lain kambing etawa sebenarnya juga butuh mandi, jika kita amati ternak seperti kerbau, kuda, serta binatang yang lain memiliki sifat alami yang perlu air untuk mandi, hal itu ditemui pula pada kambing etawa.
Mengutip pengalaman beberapa peternak di wilayah saya tinggal yang sudah melakukan usaha budidaya kambing etawa sudah berpuluh-puluh tahun, saya mengutip pengalaman mereka dalam kebiasaan memandikan kambing.
Desa Donorejo dan sekitar lereng menoreh dimana kambing etawa ini diternakan adalah daerah yang memiliki kontur pegunungan serta memiliki udara lumayan dingin disamping curah hujan dalam setahun relatif sering, beberapa hal tersebut mendasari pula perlakuan serta perawatan kambing etawa yang terkait dengan siklus memandikan kambing etawa.
Memandikan Kambing
Saat musim kering atau kemarau kambing etawa umumnya dimandikan sebulan sekali, namun pada musim penghujan kambing ini relatif tidak pernah mandi karena udara yang dingin mengakibatkan kambing tidak kering bulu setelah dimandikan.
Bagaimanakah tata cara memandikan kambing etawa yang benar?
Pertanyaan tersebut sering terlontar pada peserta pelatihan beternak kambing etawa saat sesion merawat kambing etawa, tentu memandikan kambing etawa tidak seperti memandikan ternak lain seperti piaraan burung yang hanya butuh disemprot dengan sprayer agar piaraan basah oleh air.
Memandikan kambing etawa pertama kali harus memperhitungkan waktu, usahakan pagi hari menjelang matahari sepenggalah atau antara jam 09 wib sampai dengan jam 11 wib, hal tersebut dikarenakan kita membutuhkan sinar matahari pagi untuk mengeringkan bulu kambing etawa sehabis dimandikan.
Kambing etawa sehabis dimandikan memang harus segera kering sebab jika tidak langsung kering bisa mengakibatkan kambing menjadi kembung atau blood karena kedinginan.
Apa saja yang perlu diperhatikan saat memandikan kambing?
Pertama talikan kambing pada ugeran (tonggak, tiang) atau jika sudah punya alat bantu memandikan seperti terpampang pada gambar,  kemudian basahi seluruh badan kambing dengan menyiram atau menggunakan semprotan (hidarkan menyiram kepala kambing secara langsung), setelah semua tubuh ternak rata dengan air dan basah kemudian siapkan sabun guna mencuci bulu dan melepaskan lemak dan kotoran dari tubuh kambing etawa, jika terdapat beberapa bulu yang lengket atau menjadi gimbal usahakan mengurai bulu tersebut dengan bantuan conditioner (shampo).
Wiwir (urai) semua bulu yang gembel, biasanya sering terjadi pada rewos (bulu belakang kambing), bulu yang gembel atau kemel disamping membuat kambing kurang menarik, gembel memukinkan menyimpan kutu yang berbahaya bagi kambing etawa.
Setelah selesai mengurai bulu dan membersihkan dengan busa sabun segera bilas tubuh kambing dengan air bersih hal ini berguna untuk mencegah soda sabun yang kita gunakan akan masuk ke pori-pori kambing yang bisa mengakibatkan kerontokan pada bulu.
Setelah proses pembilasan segera mungkin kambing ditempatkan pada area yang kering serta dijemur agar bulu serta tubuh kambing segera terbebas dari air.
Begitulah sekilas cara memandikan kambing, yang memiliki manfaat, menjaga kambing dari kutu dan kotor namun juga memelihara siklus birahi kambing etawa.
semoga bermanfaat

Jumat, 26 Oktober 2018

Pakan Ternak Kambing agar Cepat Gemuk

Tips Membuat Pakan Ternak Kambing agar Cepat Gemuk



Pakan ternak kambing agar cepat gemuk dapat dilakukan dengan perencanaan, pemeliharaan, serta pelaksanaan yang akurat dan sebaik – baiknya. Kambing merupakan salah satu hewan ternak yang banyak dibudidayakan , dan juga popular di Indonesia. Saat ini bisnis yang bergerak dalam komoditas pakan ternak akan sangat menjanjikan. Konsumsi dari masyarakat yang cukup tinggi dengan jumlah penduduk yang banyak, telah membuat Indonesia harus melakukan impor daging dari luar negeri untuk dapat mencukupi kebutuhan konsumen terhadap daging.

Kambing sering sekali dimanfaatkan dagingnya untuk acara aqiqah, hewan  kurban, bahan olahan makanan dalam bentuk sate, tongseng, dan berbagai macam olahan makanan lainnya. Para Peternak harus bisa melihat peluang besar untuk dapat  mengelola dengan baik hewan ternaknya. Pemeliharaan kambing tergolong sangat gampang sekali, sehingga tidak salah jika bisnis ini patut untuk digeluti.
Dalam menjalankan bisnis peternakan kambig atau domba hal yang perlu disiapkan adalah penyedian kandang, pemeliharaan ternak dan penyedian pakan. Sedangkan pakan utama untuk kambing terdiri dari jenis rerumputan, daun hijau – hijauan,  serta jerami, dedak, bekatul dan bahan pakan lainya. Apabila ada kesulitan dalam memenuhi pakan ternak maka dapat diatasi dengan pemberian pakan ternak instan.
Persediaan pangan kambing yang memadai untuk peternak harus dipersiapkan untuk mencukupi kebutuhan pakan. Berbekal dari rasa prihatin dengan mencari pakan ternak yang tergantung dari alam, hal ini akan mudah ketika tiba waktu musim penghujan persediaan melimpah, tentu akan berbeda ketika tiba waktu musim kemarau dimana semua rerumputan mengering dan dedaunan juga banyak yang berjatuhan.
Pakan ternak kambing agar cepat gemuk kambing akan sangat menguntungkan apabila kondisi badan ternak yang kondisi badannya gemuk, hal ini dikarenakan kambing yang diperjualbelikan adalah dagingnya. Selain menentukan jenis kambing, kita harus mempelajari cara merawat kambing agar cepat gemuk.
Ada beberapa cara merawat kambing agar kondisi badannya cepat gemuk diantaranya adalah :
  1. Memilih lokasi ternak yang sepi
Kondisi lokasi yang sepi dan tenang akan membuat nyaman serta dapat menambah nafsu makan tetap terjaga secara baik. Suasana kandang atau lokasi yang sepi dan jauh dari hiruk pikuk perkotaan dapat membuat kambing terhindar dari stress.
  1. Cahaya matahari yang cukup
Memastikan kondisi kandang tetap bersih agar penyakit tidak mudah berkembang. Kondisi kandang  tidak terlalu panas jug tidak terlalu dingin. Dianjurkan kondisi kandang berada di bawah pohon yang rindang.agar matahari mencukupi area kandang.
  1. Kondisi kandang kambing yang tepat
Memastikan sirkulasi udara tetap berjalan baik. Dari sirkulasi kandang yang sehat kotoran akan lekas kering dan terhindar dari bau yang tidak sedap.
  1. Pengaturan jumlah kambing sesuai ukuran kandang
Kondisi kandang tidak boleh terlalu sempit, kondisi kandang untuk kambing jantan sekitar 1,1 meter x 1,25 meter per ekornya.
  1. Pemilihan bibit kambing yang unggul
Yang diperhatikan tidak hanya faktor eksternal, seperti kondisi kandang, faktor internal sendiri bisa memenuhi usaha penggemukan yang dilakukan.
  1. Pemberian pakan yang ideal
Kambing adalah ternak hewan yang sangat mudah pemeliharaanya karena hanya dengan rumput maupun tanaman hijau lain sebagai sumber pakan utamanya.
  1. Pemberian pakan tambahan
Tambahan pakan ini  sangat bermanfaat untuk penggemukan ternak. Pakan tambahan bisa berasal dari campuran ampas tahu, bekatul, juga racikan dari singkong.
  1. Pemberian pakan dari fermentasi
Proses penggemukan dengan cepat dari cara fermentasi mudah dilakukan dengan mencampur tanaman hijau dengan dedak, kemudian ditambahkan dengan air secukupnya.
Pakan ternak kambing agar cepat gemuk dapat dilakukan peternak dengan tidak mengesampingkan kandungan yang ada didalammya. Kondisi tubuh hewan ternak yang gemuk akan menarik perhatian calon konsumen untuk membeli barang dagangannya.
Kunci utama dari keberhasilan usaha peternakan adalah pemilihan pakan yang tepat. Dengan pemilihan pakan yang tepat maka ternak akan cepat gemuk dan besar, sehingga masa penggemukan lebih singkat dan tentu saja keuntungan yang didapatkan dari usaha penggemukan ternak akan lebih mudah didapatkan.
Salah satu jenis pakan yang layak untuk dicoba adalah   pakan ternak ini adalah jenis pakan dengan penemuan terbaru. Pakan ini adalah jenis pakan Complete Feed atau pakan komplit dimana dalam satu pakan sudah mengandung karbohidrat, protein, lemak, mineral dan vitamin sehingga sangat membantu untuk pertumbuhan dan perkembangan ternak itu sendiri. Kelebihan dengan pakan ini dapat meningkatkan  bobot ternak secara cepat, dan tanpa tambahan pakan lagi. Pakan ini cukup praktis, ekonomis dan cepat menjadikan ternak gemuk. Pakan ini cocok untuk jenis ternak ruminansia baik untuk usaha penggemukan skala kecil maupun besar. Demikian informasi pakan ternak kambing agar cepat gemuk semoga dapat bermanfaat.

12 Manfaat sempurna dari susu kambing etawa

12 Manfaat sempurna dari susu kambing etawa


Selain dari populernya pengkonsumsian susu sapi, susu kambingpun sekarang mulai banyak penggemarnya. Banyak yang mengkonsumsi susu kambing Etawa yang di percaya memiliki banyak sekali manfaat. Apa bedanya susu kambing etawa dengan susu sapi?
manfaat susu kambing etawa
manfaat susu kambing etawa via sehat.co
Penelitian yang dilakukan menyebutkan bahwa susu kambing memiliki kandungan yang paling lengkap dan susunan protein serta komposisinya hampir mirip dengan ASI, sehingga lebih memungkinkan bagi bayi untuk menerima susu kambing di bandingkan dengan susu sapi.
Butuh waktu lebih lama bagi tubuh kita untuk mencerna susu sapi sekitar 2 – 3, sedangkan susu kambing bisa dicerna hanya dalam 20 menit saja. Ini disebabkan karena komposisi serta struktur lemak susu kambing lebih lembut dari susu sapi, memudahkannya juga untuk tercampur dengan lebih merata. Sekarang banyak dikenal susu kambing etawa karena jenis kambing ini memang penghasil susu yang paling banyak diternakkan. Kita akan bahas beberapa manfaat dari susu kambing Etawa.

12 Manfaat dan khasiat lengkap dari susu kambing etawa yang telah terbukti banyak khasiat

1. Memperkuat tulang

Memperkuat tulang, mencegah pengapuran pengapuran tulang bagi lansia dan mencegah pengeroposan tulang (osteoporosis), karena susu kambing merupakan sumber Kalsium dan asam amino triptofan. Kalsium pada susu kambing etawa lebih banyak dari pada susu sapi. Di dalam kandungan susu kambing etawa terdapat Sodium bio-organik yang berguna untuk menjaga persendian tetap lentur dan sehat.

2. Obat gangguan pernapasan

Sebagai obat untuk penderita gangguan prnapasan, seperti: TBC, Asma, Bronchitis, Pneumonia dll. Ini dikarenakan susu kambing etawa mengandung Flourin dan Betakasein. Selain itu, lemak di susu kambing lebih rendah sehingga tidak menumpuk seperti yang terjadi pada susu sapi, inilah yang meyebabkan penumpukan lender pada orang yang konsumsi susu sapi sehingga tidak cocok bagi orang yang mengalami masalah pernapasan.
obat ganguan pernapasan
obat ganguan pernapasan

3. Bagus untuk penderita Diabetes

Di dalam susu kambing etawa terdapat kandungan A2-betakasein dan asam amino esensia yang berfungsi untuk membantu kerja pankreas dalam menghasilkan insulin yang berguna bagi penderita diabetes.

4. Memperbaiki sistem pecernaan dan menurunkan berat badan

Susu kambing etawa memiliki kemampuan untuk menenangkan saluran pencernaan karena mengandung lemak protein yang berantai pendek sehingga lebih mudah dicerna dan tidak membuat iritasi pada usus. Mineral alkaline yang terkandung dapat membantu menetralisir asam lambung yang berlebihan (maag kronis).
Selain itu, dalam banyak kasus dapat menyembuhkan alergi pada saluran pencernaan bayi yang dia akibatkan alergi susu sapi. Susu kambing ini juga dapat menekan rasa lapar sehingga efektif dan cocok untuk menurunkan berat badan (diet). Kandungan protein yang baik membantu membakar lemak lebih cepat, jadi minumlah sesudah makan.

5. Tidak menyebabkan alergi

Susu kambing tidak menyebabkan alergi seperti susu sapi, karena tidak mengandung protein kompleks. Protein susu sapi Lactoglobulin yang ada pada susu sapi diduga sebagai penyebab terhadap kasus alergi yang terjadi. Sehingga banyak yang menggantinya dengan susu kedelai tapi ada sekitar 20 – 50% bayi juga masih alergi dengan susu kedelai.
Oleh karena itu susu kambing etawa lebih direkomendasikan sebagai pengganti susu sapi, karena lebih mudah diterima dan kandungan nutrisinya juga lebih lengkap jika dibandingkan dengan susu kedelai. Gelembung lemak yang ada pada susu kambing etawa hanya 1/9 dari yang dimiliki susu sapi, sehingga iritasi pada usus dapat dihindari.

6. Antiseptik

Kandungan fluorine yang besar pada susu kambing etawa sekitar 10 – 100 kali lebih besar dari susu sapi, bermanfaat sebagai antiseptik alami dan dapat membantu menekan pembiakkan bakteri yang ada di dalam tubuh.

7. Mengandung asam lemak esensial

Susu kambing etawa mengandung sekitar 35% asam lemak esensial lebih tinggi jika dibandingkan dengan susu sapi yang hanya sekitar 17%. Selain itu, susu kambing etawa lebih terasa khasiatnya kalau diminum dalam keadaan yang masih mentah, bahkan bagi mereka yang tidak toleran laktosa. Asam lemak antimikroba seperti kaprilat dan asam kaprat ditemukan dalam susu kambing etawa juga berguna untuk memperbaiki sistem pencernaan.

8. Bagus untuk penderita darah tinggi, kolestrol dan jantung

Ada mitos yang mengatakan bahwa susu kambing tidak boleh dikonsumsi penderita hipertensi (darah tinggi), tapi itu tidaklah benar. Justru kandungan Kalium (Potassium) yang terkandung dalam susu kambing etawa justru berfungsi untuk mengontrol tekanan darah, menurunkan kadar kolestrol darah, bisa mengurangi resiko terkena penyakit jantung dan stroke, serta membantu mencegah radang pembuluh darah (aterosklerosis). Selain itu juga mengandung MCT (Medium Chain Trygliseride) yang membantu penyembuhan orang yang terkena stroke.

9. Menyehatkan kulit

Susu kambing etawa juga dijadikan produk perawatan kulit, seperti: sabun, masker wajah dan lulur. Kandungan susu kambing etawa berguna untuk menghaluskan kulit dan mengecilkan pori – pori di wajah sehingga kulit wajah terbebas dari berbagai masalah seperti jerawat. Juga dapat digunakan orang yang sedang mengalami alergi pada kulitnya.
manfaat susu etawa untuk kulit
manfaat susu etawa untuk kulit via Thinkstockphotos.com

10. Manfaat bagi otak

Susu sapi tidak mengandung pra bentuk vitamin A yang dimiliki oleh susu kambing etawa, pra bentuk vitamin A lebih mudah diserap dan disimpan dalam tubuh. Kolestrol sangat penting untuk menjaga kesehatan dari mielin yang ada di otak, tidak seperti kolestrol yang terdapat pada susu sapi, kolestrol yang terkandung pada susu kambing etawa lebih cepat diserap sehingga lebih bermanfaat bagi tubuh dan otak. Riboflavin (vitamin B2) dan B3 yang terdapat di susu kambing etawa memiliki kemampuan untuk menumbuhkembangkan sel otak dan sel sistem syaraf sehingga baik bagi kecerdasan anak dan menurunkan frekuensi terkena serangan migrain, juga sebagai penambah energi saat sedang diet.

11. Kandungan protein yang tinggi

Kandungan protein pada susu kambing etawa lebih besar dari susu sapi, menempati urutan ke 2 setelah telur dan hampir setara dengan sapi. Maka, para dokter menganjurkan untuk memberikan susu kambing pada anak yang baru disapih, mengingat resiko alergi akibat protein kompleks serta kandungan laktosa yang rendah, meminimalkan efek alergi serta diare. Dapat juga diminum oleh ibu hamil karena bisa melancarkan ASI.

12. Kandungan nutrisi lain yang juga bermanfaat

Mengandung cynokobalamin sebagai pembentuk zat HB yang berguna bagi penderita talasemia, demam berdarah, dan anemia. Terdapat juga enzim xanthine oxydase dan niasin (vitamin B3) yang berfungsi untuk mengatasi sel kanker atau tumor dan juga bisa digunakan untuk mengurangi efek toksin yang ditimbulkan dari kemoterapi.
Waah, banyak banget kan manfaat dari susu kambing etawa. Memang banyak yang bilang untuk meminumnya saat masih mentah, alias baru diperah. Tapi sudah jarang susu yang di jual langsung setelah diperah, kebanyakan hanya ada di daerah-daerah yang dekat dengan peternakan. Selain itu, peminat susu kambing etawa murni sangat kurang, mengingat baunya yang kurang enak, masih bau kambing dan enggannya orang minum susu mentah karena takut masih terdapat bakteri. Sehingga yang banyak dijual adalah susu kambing etawa yang sudah diproses atau dimasak sehingga tidak bau amis kambing lagi, bahkan sudah ada yang memproduksi dalam bentuk bubuknyadan tinggal diseduh.
Yah, walaupun sudah diolah, khasiat serta kandungannya sama kok dengan yang masih murni. Yang penting kerutinan kita dalam meminumnya, 1 gelas setiap harinya. Harga susu kambing etawa lebih mahal dari pada susu sapi, tapi sebanding kok dengan khasiat serta kandungannya yang melebihi susu sapi.

kenali perawatan kambing saat hamil

Masa perawatan Kambing Hamil menjelang Melahirkan


Kali ini kita akan membahas caranya merawat kambing yang sedang hamil atau bunting sampai pada melahirkan. Dalam usaha beternak kambing, setelah kambing dikawinkan maka kambing pasti akan mengalami masa kebuntingan atau hamil. Pada masa ini kambing membutuhkan perawatan berbeda dari kambing biasa pada umumnya, jadi penting untuk tau ciri-ciri kambing yang sedang hamil. Pada saat melahirkan, kita juga perlu tau tandanya agar dapat memastikan apakah proses kelahirannya normal atau harus dibantu.
kambing hamil
kambing hamil
Baca juga

Masa Kehamilan Pada Kambing

Masa kehamilan pada kambing di bagi menjadi 2 periode, periode pertama saat kehamilan berusia 2-3 bulan (hamil muda) dan periode kedua 1-2 bulan sebelum melahirkan atau saat usia kandungan 4-5 bulan (hamil tua).
Tanda Kambing sedang Hamil
Pada periode pertama kehamilan kambing, belum terlihat jelas perbedaan fisik yang nyata. Apalagi jika kambing tersebut adalah kambing dara atau kambing yang baru pertama kali hamil. Ukuran ambingnya pun masih kecil, sehingga sulit untuk menentukan apakah kambing dara tersebut sedang hamil atau tidak.
Tapi biasanya kambing yang sedang hamil memiliki ciri: jinak, lenih tenang dan tidak gelisah. Kulitnya berubah jadi kendor atau lemas, pusar di perut melebar, bulu rontok dan agak mengkilap. Nafsu makannya pun menjadi bertambah, sehigga badan si kambing menjadi agak gemuk. Barulah saat kehamilan kambing memasuki usia 3 bulan mulai terlihat perubahan yang nyata dari bentuk badannya, seperti perut kambing yang semakin membesar seiring usia kehamilan yang semakin tua.
Ada cara sederhana untuk mengetahui apakah kambing sedang hamil atau tidak. Pertama ikat leher kambing dengan tali pada tiang agar tidak lari, kemudian tutup hidung dan mulut kambing dengan tangan secara rapat. Jika dalam hitungan 30 detik si kambing terkencing-kencing berarti si kambing sedang hamil sekitar 1-2 bulan, jika dalam waktu 20 detik si kambing sudah terkencing-kencing berarti kambing diperkirakan sedang hamil 3-4 bulan dan kalau dalam waktu 10 detik saja kambing sudah terkencing-kencing berarti kambing sedang hamil tua sekitar 5 bulan. Cara ini diajarkan dan sudah dipraktekan oleh seorang mantri hewan yang sedang memeriksa kambing di Etawa Farm.
Sedangkan kambing yang sudah pernah beranak lebih mudah lagi dikenali, kehamilannya bahkan saat usia kehamilannya kurang dari 2 bulan. Ambing susu membesar, jika diperah akan keluar cairan bening yang lengket di kulit dan pada usia kehamilan yang lebih tua cairan tersebut berubah menjadi warna kuning transparan. Pusar di perutnya melebar, nafsu makan bertambah dan perutnya yang membesar.
Perawatan Kambing yang Hamil
Langkah selanjutnya adalah perhatian khusus pada kambing yang sedang hamil. Perhatian khusus tersebut mencakup perawatn dan pemberian pakan, bertujuan meminimalisir terjadinya keguguran atau Keluron, serta kesulitan proses kelahiran nantinya yang bisa membahayakan kambing.
Kambing hamil harus di tempatkan pada kandang yang terpisah untuk menghindari gangguan dari kambing lain. Harus di jauhi dari perkelahian agar tidak terkena pukulan atau tandukan kambing lainnya. Lantai kandang tidak boleh licin agar si kambing tidak tergelincir, kandang juga harus cukup luas agar si kambing leluasa bergerak. Selain itu, kandangnya juga harus dapat sinar matahari yang cukup setiap hari, agar induk kambing tetap sehat dan kuat sampai tiba saat kelahiran.
Kambing yang hamil perlu sesekali di keluarkan dari kandang, tapi hati-hati saat mengeluarkannya jangan sampai si kambing terjatuh atau meloncat tiba-tiba yang bisa membahayakan kandungannya. Hal ini diperlukan agar kambing bisa berolahraga atau berjalan-jalan. Sehingga kambing tidak menjadi terlalu gemuk karena kurang bergerak dan bisa mengakibatkan peredaran darah kurang lancar serta membuat proses kelahirannya sulit. Hindari suasana yang ramai atau bising, bisa mengakibatkan si kambing tidak nyaman atau stres dan bisa berakibat keguguran.
Pakan yang dibutuhkan kambing kambing hamil pasti bertambah seiring usia kehamilannya, peningkatan kualitas dan kuantitas pakan hendaknya diberikan mulai usia kehamilan 2-3 bulan. Pada usia inilah janin dalam kandungan semakin cepat tumbuh dan butuh pasokan makanan bergizi yang banyak. Selain itu, kelenjar susu kambing mulai memproduksi susu seiring ditandai membesarnya ambing. Tapi, jangan memberikan makan yang berlebihan agar janinnya tidak terlalu besar sehingga membuat sulit proses kelahiran.
Pemberian pakan hijauan yang berkualitas lebih diutamakan, sekitar 15-20% dari bobot tubuh dan diberikan 2-3 kali sehari. Sangat tidak disarankan pemberian daunan yang banyak mengandung getah seperti: daun kapuk, daun waru dan daun singkong. Karena mengandung kadar air yang tinggi, mengakibatkan kambing jadi sering kencing berarti sering melakukan kontraksi atau ngeden dan dikhawatirkan bagi kambing yang kandungannya lemah bisa mengalami keguguran. Jika kebutuhan hijauan berkualitas dapat terpenuhi, pemberian konsentrat tidak diperlukan. Tapi saat memasuki periode kedua kehamilan atau saat usia kandungannya 4-5 bulan, kebutuhan nutrisi induk meningkat tajam jadi pemberian konsentrat perlu dipertimbangkan. Konsentrat atau pakan tambahan bisa diberikan secukupnya dan jangan terlalu sering, sekitar 1-2 kali saja dalam seminggu dengan ukuran 0,5-1 kg sudah mencukupi kebutuhan kambing hamil. Sama seperti daun bergetah yang harus di hindari karena kadar airnya yang tinggi, maka tidak disarankan juga memberikan konsentrat dengan kadar air yang tinggi semisal ampas tahu.

Menjelang Kelahiran

Tanda Kambing yang akan Melahirkan
Lama kehamilan kambing adalah sekitar 150 hari atau 5 bulan, biasanya ditandai dengan perubahan fisik dan perilakunya. Keadaan perut yang menurun, ambing membesar dan puting susu terisi penuh. Vagina berlendir, bengkak dan memerah. Pinggul mengendur, nafsu makan berkurang, sering kencing, gelisah serta sering menggaruk-garukan kaki depan ke lantai kandang atau ke tanah. Sering memperhatikan bagian belakang sambal mengembik.
Jika keadaanya sudah seperti ini, harus segera buat persiapan untuk proses kelahiran. Membersihkan kandang adalah hal utama, kemudian mempersiapkan kandang untuk proses kelahiran. Kandang diberi alas yang kering, bersih dan menyerap air, seperti: karung goni atau jerami kering. Bertujuan agar cairan yang keluar saat proses kelahiran nanti bisa langsung terserap di alasnya. Persiapkan juga Yodium, untuk dioleskan pada bekas potongan pusar.
Proses Melahirkan
Anak kambing yang dilahirkan biasanya berjumlah 2 ekor, tapi dalam situasi tertentu kambing bisa melahirkan 1, 3 bahkan 4 ekor anak kambing. Proses kelahirannya jika berlangsung normal hanya memakan waktu 15-30 menit saja. Proses kelahiran diawali dengan keluarnya ketuban dari vagina induk yang berbentuk bulat seperti bola berisi air, tidak lama kemudian gelembung tersebut akan pecah di ikuti proses keluarnya anak kambing tersebut. Posisi anak yang normal biasanya 2 kaki depan keluar lebih dulu, kemudian diikuti dengan bagian kepala hingga seluruhnya keluar sempurna. Kalaupun 2 kaki belakang keluar lebih dulu, ini masih dikategorikan posisi anak yang normal.
Tapi, setelah 45 menit setelah ketuban pecahdan belum ada tanda-tanda anak yang keluar, berarti ada kelainan dan proses kelahiran harus segera dibantu. Langkahnya sebagai berikut: alat kelamin induk kambing dan daerah sekitarnya dibersihkan menggunakan sabun. Pastikan tangan kita bersih dan kuku kita pendek, potonglah kuku jika panjang.  Bersihkan tangan kita dengan sabun dan masukkan tangan kita dengan menguncup ke dalam alat kelamin kambing secara pelan dan hati-hati. Jangan khawatir tangan kita pasti bisa masuk, karena organ kelahiran tersebut sangat elastis. Pastikan posisi anak kambing benar. Jika kakinya tertekuk, upayakan meraih kaki yang tertekuk menggunakan jari telunjuk. Kepalanya berada diantara jari telunjuk dan jari tengah kita, jika sulit maka sedikit dorong bagian kepala kedalam. Kemudian secara perlahan raihlah kaki yang tertekuk tersebut, posisikan kedua kaki depan sejajar. Kemudian tarik keluar si anak kambing secara perlahan, sambal mengikuti dorongan dari induk dan jangan menarik paksa tanpa ada dorongan dari sang induk.
Kesulitan melahirkan bisa disebakan beberapa faktor, seperti: induk memiliki pinggul yang sempit, ukuran tubuh anak terlalu besar, anak mati dalam kandungan atau kondisi induk yang tidak sehat. Selain itu, posisi anak yang tidak normal juga bisa menghambat proses kelahiran. Misalnya: salah satu kaki tertekuk, kepala menengok ke belakang, posisi anak melingkar atau terbalik dan anak kembar yang tidak normal.
Perawatan Setelah Kelahiran
Setelah anak kambing lahir, ari-ari dan lendir yang bercampur darah akan keluar dalam 24 jam setelah kelahiran. Langkah selanjutnya adalah memotong tali pusar anak kambing menggunakan gunting yang steril. Pusar dipotong sepanjang 5 cm dan bekas luka pemotongannya diolesi dengan Yodium. Sang induk biasanya akan menjilati anaknya sampai kering. Tapi jika tidak, kita perlu membersihkan cairan yang ada di sekitar tubuhnya dengan menggunakan lap kering dan bersih. Hidung dan mulutnya juga harus segera dibersihkan dari lendir dan selaput-selaput.
Induk kambing juga harus dibersihkan terutama pada bagian-bagian yang terkena darah atau sisa-sisa cairan post partus, seperti: bagian pantat, kemaluan, ekor, ambing. Bagian-bagian tersebut harus dibersihkan dengan air atau air hangat sampai bersih. Bertujuan untuk menghilangkan darah atau cairan yang masih menempel. Karena darah atau cairan tersebut bisa mengundang hinggapnya lalat-lalat yang dapat menjadi vektor dari ulat dan bisa menyebabkan penyakit Myasis. Memberi induk kambing makanan yang cukup dan baik yang dapat membantu pemulihan, serta memenuhi produksi air susu. Bila kondisi sang induk lemah, dapat disuntikkan vitamin dan terapi suportif lainnya.

Berhenti Sebagai Dosen Ibu ini Justru Sukses Ternak Kambing

Berternak kambing bisa dilakukan oleh siapapun, Ibu Vita adalah salah satu peternak kambing terkoleksi, kandang ternak kambing modern yang t...